Selamat datang di dunia Anak-anak Mamak. Dunia yang tidak pernah kalian bayangkan sebelumnya. Di mana rasa ingin tahu dan proses belajar menyatu dengan kepolosan, kenakalan, hingga isengnya dunia a…
Pertarungan melawan Si Tanpa Mahkota akan berakhir di sini. Siapapun yang menang, semua berakhir di sini, di klan Komet Minor, tempat aliansi Para Pemburu pernah dibentuk, dan pusaka hebat pern…
Untuk kita, yang terlalu malu walau sekadar menyapanya, terlanjur bersemu merah, dada berdegup lebih kencang, keringat dingin di jemari, bahkan sebelum sungguhan berpapasan. Untuk kita, yang mer…
Kita hanya punya sepotong hati, bukan? Satu-satunya. Lantas bagaimana kalau hati itu terluka? Disakiti justeru oleh orang yang kita cintai? Aduh, apakah kita bisa mengobatinya? Apakah luka itu b…
Awalnya kami hanya mengikuti karyawisata biasa seperti murid-murid sekolah lain. Hingga Ali, dengan kegeniusan dan keisengannya, memutuskan menyelidiki sebuah ruangan kuno. Kami tiba di bagian du…
-
-
-
Islam sering hanya dipandang sebagai potret statis dari himpunan perilaku yang dianggap ideal. Bahkan sering pula ia digunakan hanya sebagai instrumen pembenaran proses-proses sosial, kebudayaan, d…
-
-
-
Peningkatan apresiasi masyarakat luas terhadap sastra (tentu saja puisi) sangat penting artinya dalam menunjang perkembangan kebudayaan suatu bangsa. Apalagi sastra sering pula disebut-sebut sebaga…
-
Buku ini memuat 100 sajak Saini K.M. yang ditulis dalam kurun waktu 37 tahun (1960-1997).
Novel ini dianggap sebagai karya monumental terbaik dalam bidang sastra Indonesia yang memulai babak modern. Dahulu novel Salah Asuhan ini sempat ditolak diterbitkan oleh Balai Pustaka dan kemudian…
Seratus puisi penyair Taufiq Ismail yang terdiri dari tiga bagian yaitu Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia 46 puisi ditulis antara Mei - Oktober 1998, Kembalikan Indonesia Padaku 44 puisi ditulis anta…
-